Sabtu, 27 Juni 2015

Tugas 4 : Security Sistem Komputer

 Sistem keamanan komputer
Sistem keamanan komputer merupakan suatu komponen atau elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mengamankan kinerja, fungsi atau proses komputer. sistem keamanan komputer juga berguna untuk menjaga komputer dari para hacker. Keamanan komputer atau dikenal juga dengan sebutan cybersecurity atau IT security adalah keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Manfaat sistem keamanan komputer yaitu menjaga suatu sistem komputer dari pengaksesan seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses sistem komputer tersebut. Keamanan komputer menjadi penting karena ini terkait dengan Privacy, Integrity, Autentication, Confidentiality dan Availability. Beberapa ancaman keamanan komputer adalah virus, worm, trojan, spam dan lain-lain. Masing-masingnya memiliki cara untuk mencuri data bahkan merusak sistem komputer. Ancaman bagi keamanan sistem komputer ini tidak dapat dihilangkan begitu saja, namun kita dapat meminimalkan hal ini dengan menggunakan software keamanan sistem diantaranya antivirus, antispam dan sebagainya.

I.  Lingkup pengamanan dalam sistem komputer
1.  Pengamanan jaringan dengan memanfaatan jaringan "public", data yang di transmisikan dalam jaringan harus aman dari kemungkinan dapat diketahui isi informasinya, sehingga untuk informasi yang sensitif harus dibuatkan kode sandi tertentu untuk pengamanannya pada saat transmisi.
2.  Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Untuk data yang sifatnya sangat sensitif dapat menggunakan  password (kata sandi).
3.  Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Untuk data yang sifatnya sangat sensitif dapat menggunakan  password (kata sandi).
4.  Pengamanan fisik, yaitu fasilitas komputer harus diletakkan pada tempat yang dapat dikontrol, karena kemungkinan penyalahgunaan dapat terjadi (user yang tidak disiplin meninggalkan komputer dalam keadaan hidup, sehingga orang yang tidak berhak dapat menggunakan fasilitas komputer tersebut).

II.  Ancaman security komputer
1.    Interruption, merupakan ancaman terhadap availability, yaitu : data dan informasi yang berada dalam sistem komputer dirusak atau dibuang, sehingga menjadi tidak ada dan tidak berguna, contohnya : harddisk yang dirusak, memotong line komunikasi, dll.
2.    Modification, merupakan ancaman terhadap integrity, yaitu : orang yang tidak berhak tidak hanya berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, melainkan juga dapat melakukan perubahan terhadap informasi, contohnya : merubah program, dll.
3.      Fabrication, merupakan ancaman terhadap integrity, yaitu : prang yang tidak berhak menitu atau memalsukan suatu obyek ke dalam sistem, contohnya : menambahkan suatu record ke dalam file.
4.   Interception, merupakan ancaman terhadap secrecy, yaitu: orang yang tidak berhak berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, contohnya dengan menyadap data yang melalui jaringan publik (wiretapping) atau menyalin secara tidak sah file atau program.
  
III.  Enskripsi
3.1  Apa itu Enkripsi?
Enskripsi merupakan sebuah proses encoding (pengkodean/penyandian) sebuah pesan dan proses tersebut bisa mengambil berbagai macam bentuk. Microsoft memiliki definisi yang bagus mengenai enkripsi ini, yaitu: Enkripsi adalah nama yang diberikan untuk proses penerapan algoritma pada sebuah pesan yang mana proses tersebut akan mengacak data di dalamnya sehingga sangat sulit dan memakan waktu apabila data hasil enkripsi tersebut disimpulkan tanpa mengetahui kode/sandi khusus. Ditambah, algoritma tersebut biasanya melibatkan data rahasia tambahan yang disebut kunci, yang mencegah pesan untuk disimpulkan bahkan jika algoritma tersebut sudah umum dan dikenal oleh publik.

3.2  Bagaimana proses kerja Enskripsi?
          Enskripsi data berfungsi untuk melindungi file di PC Anda agar tidak bisa diakses oleh orang lain, cara enkripsi data ini bisa untuk melindungi flashdisk atau perangkat penyimpanan eksternal lainnya.  Tool untuk melakukan enkripsi data yang akan digunakan pada pembahasan ini adalah TrueCrypt, aplikasi open-source gratis yang berfungsi pada Windows dan Linux. Pada dasarnya cara kerja TrueCrypt adalah menciptakan virtual hard drive yang akan mengenkripsi file on-the-fly. Apa maksudnya? Semua akan masuk akal setelah semua cara dan setting telah selesai. Let's get started.
     Set up the encrypted volume location :
1.     Download, install dan jalankan TrueCrypt.
2.   Klik "Create Volume" untuk menjalankan “wizard” yang akan menyiapkan lokasi drive lalu pilih "Create a Standard TrueCrypt Volume" dan klik “Next” lalu klik "Select File" dan pilih lokasi dimana Anda akan menyimpan file terenkripsi Anda (perlu Anda ingat bahwa sebenarnya bukan file tersebut yang Anda enkripsi, tetapi Anda menciptakan sebuah kontainer berisi file yang ingin Anda enkripsi). lalu klik Next.
3.     Pilih algoritma enkripsi. Apabila Anda penasaran, Anda bisa melihat info setiap   pilihan algoritma yang tersedia disini. Tetapi apabila tidak ingin report pilihan default AES bisa berfungsi dengan baik lalu klik Next lalu pilih ukuran virtual drive sesuai keinginan Anda.
4.      Tentukan password. TrueCrypt memungkinkan Anda untuk membuat password yang sangat kuat, seperti 20 karakter perpaduan antara abjad dan angka, dan menjadikannya susah untuk di bobol.
5.      Format "volume." Bagian ini cukup menarik: TrueCrypt akan mengumpulkan informasi secara acak dari sistem Anda-bahkan termasuk lokasi dari mouse pointer Anda—kemudian format lokasi drive dengan data acak tersebut untuk membuatnya lebih susah, bahkan tidak mungkin terbaca. Kemudian klik “Format” untuk melanjutkan operasi ini. Proses ini akan memperlambat kinerja PC Anda. Dan yang perlu digaris bawahi adalah Anda tidak perlun khawatir dengan istilah “format” pada proses ini, karena “format” dalam TrueCrypt tidak berarti Anda menghapus semua data pada drive, Anda hanya memformat lokasi drive.
 
Enkripsi data Selesai! encrypted volume atau virtual drive container untuk file terenkripsi sudah siap. Sekarang Anda memiliki TruCrypt file yang bisa menyimpan semua data penting Anda dengan aman.

Sumber :
http://hidayatcahayailmu.blogspot.com/2013/07/keamanan-sistem-komputer.html
http://alvyandifadhilah17.blogspot.com/2015/06/sekuriti-sistem-komputer.html
http://apriwibowosas.blogspot.com/

Selasa, 26 Mei 2015

Physical OSI Layers

Physical layer
      Phsycal layer merupakan lapisan pertama dalam sebuah jaringan OSI. Lapisan ini mendefinisikan antarmuka dan mekanisme untuk meletakkan bit-bit data di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya). Selain itu, lapisan ini juga mendefinisikan tegangan listrik, arus listrik, modulasi, sinkronisasi antar bit, pengaktifan koneksi dan pemutusannya, dan beberapa karakteristik kelistrikan untuk media transmisi (seperti halnya kabel UTP/STP, kabel koaksial, atau kabel fiber-optic). Protokol-protokol pada level PHY mencakup IEEE 802.3, RS-232C, dan X.21. Repeater, transceiver, kartu jaringan/network interface card (NIC), dan pengabelan beroperasi di dalam lapisan ini.

ADSL
     ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan salah satu bentuk dari teknologi DSL. Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain.ADSL sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, IDSL, VDSL, dan HDSL. DSL merupakan teknologi akses Internet menggunakan kabel tembaga, sering disebut juga sebagai teknologi suntikan atau injection technology yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data dalam jumlah besar. DSL sendiri dapat tersedia berkat adanya sebuah perangkat yang disebut DSLAM (DSL Acces Multiplexter). Untuk mencapai tingkat kecepatan yang tinggi, DSL menggunakan sinyal frekuensi hingga 1 MHz. Lain halnya untuk ADSL, sinyal frekuensi yang dipakai hanya berkisar antara 20 KHz sampai 1 MHz. Sementara untuk penggunaan ADSL di Indonesia dengan program Telkom Speedy, kecepatan yang ditawarkan berkisar antara 1024 kbps untuk downstream dan 128 kbps untuk upstream. Kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan rumah tangga. Karena pada kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim. Seperti mendownload data, gambar, musik, ataupun video.

Cara Kerja ADSL
    Proses “dial – up connection“ mendasari kinerja ADSL. Ketika ada permintaan dari user atau pelanggan, maka modem ADSL di sisi sentral akan langsung memprosesnya dengan cara memisahkan antara informasi data, suara atau multimedia yang dilakukan oleh splitter. Berbeda halnya dengan jaringan fixed telephone yang menggunakan proses “call set-up“ yang harus melalui proses dial tone terlebih dahulu. Selanjutnya informasi tersebut akan dilewatkan melalui MDF-RK-DP hingga KTB, kemudian di sisi pelanggan informasi data tersebut masuk ke splitter lagi, jika informasinya berupa akses internet (data) maka akan dimasukkan ke modem ADSL sisi pelanggan diteruskan ke PC user, jika berupa suara dari splitter langsung ke telepon, jika yang diminta video dari splitter masuk ke modem ADSL lalu masuk ke Set Top Box (STB) baru ke layar TV.

SDSL
       SDSL, Symmetric Digital Subscriber Line adalah layanan akses Internet kecepatan tinggi dengan pencocokan upstream dan downstream kecepatan data. Artinya, data dapat dikirim ke Internet dari mesin klien atau diterima dari Internet dengan ketersediaan bandwidth yang sama di kedua arah. Dari fitur ini kita bisa tahu bahwa layanan ini sangat baik dari segi kecepatan. SDSL menggunakan frekuensi digital dalam perjalanan lintas telepon untuk mengirim dan menerima data. Bila menggunakan saluran telepon untuk SDSL, line telepon dan faks harus dihentikan. Oleh karena itu line khusus, atau tambahan diperlukan untuk layanan SDSL. Ini berbeda dari ADSL, yang “menyisakan ruang” untuk kedua peralatan telepon analog standar dan sinyal digital, sehingga seseorang dapat berbicara di telepon atau menggunakan mesin fax saat online.

Cara kerja SDSL
    SDSL menggunakan frekuensi digital dalam perjalanan lintas telepon untuk mengirim dan menerima data. Bila menggunakan saluran telepon untuk SDSL, line telepon dan faks harus dihentikan. Oleh karena itu line khusus, atau tambahan diperlukan untuk layanan SDSL. Ini berbeda dari ADSL, yang “menyisakan ruang” untuk kedua peralatan telepon analog standar dan sinyal digital, sehingga seseorang dapat berbicara di telepon atau menggunakan mesin fax saat online.

WiFi
      Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya. Pada awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.

Cara Kerja WiFI
Untuk menghubungkan sebuah komputer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu:
  • Sinyal Radio (Radio Signal).
  • Format Data (Data Format).
  • Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
  • Physical Layer (Lapisan Fisik)
  • Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
  • Network Layer (Lapisan Jaringan)
  • Transport Layer (Lapisan Transport)
  • Session Layer (Lapisan Sesi)
  • Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
  • Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagaicontoh: Sinyal radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio. Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.

Hotspot
        Hotspot merupakan suatu area atau lokasi dimana user dapat mengakses internet secara nirkabel. Pada umumnya peralatan wifi hotspot menggunakan standarisasi IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g dengan menggunakan beberapa level keamanan seperti WEP dan/atau WPA. Perangkat laptop sudah banyak yang dilengkapi dengan adapter IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g. Akan tetapi dapat juga digunakan peralatan wireless dalam bentuk PCMCIA atau USB.

Cara Kerja Hotspot
     Pada suatu lokasi yang telah ditentukan dipasang sebuah perangkat Wi-Fi Access Point. Perangkat tersebut memancarkan gelombang radio yang akan ditangkap oleh laptop atau personal digital assistant (PDA) milik pengguna yang telah dilengkapi teknologi Wi-Fi. Apabila pengguna membuka browser internetnya dalam kawasan hot spot, maka akan muncul halaman utama hot spot penyedia layanan. Kemudian pengguna harus memasukkan username dan login password-nya. Setelah proses verifikasi selesai, pengguna terhubung ke dunia maya.


Apa yang harus dilakukan pertama kali ketika koneksi internet terganggu jika menggunakan WiFi ?
1. Pastikan penerima wifi dalam perangkat yang digunakan dalam posisi ON dan berada di area Hotspot
2. Lakukan pencarian sinyal wifi dengan perangkat yang digunakan
3. Setelah didapat sinyal wifi yang ingin digunakan, lakukan koneksi dan jika terdapat password masukkan password yang benar.

Sumber :
http://fexel.blogspot.com/
http://apriwibowosas.blogspot.com/search?updated-min=2015-01-01T00:00:00%2B07:00&updated-max=2016-01-01T00:00:00%2B07:00&max-results=10

Senin, 20 April 2015

Perangkat (Media) Pembuatan Aplikasi Multimedia


Perangkat Keras
  • Video Board
Video Board/VGA card adalah sebuah perangkat keras pada komputer yang berfungsi untuk mengolah data menjadi tampilan grafis atau teks di layar monitor. Selain itu VGA berfungsi menghubungkan sistem komputer dengan monitor. VGA card bertugas melakukan rendering atau pemrosesan output berupa visual yang ditampilkan pada layar monitor. Disebut VGA card karena perangkat ini mirip dengan kartu yang ditancapkan pada slot yang ada di motherboard komputer. VGA card terdiri dari beberapa komponen yaitu : GPU (Graphic Processing Unit) merupakan prosesor dari sebuah video card, Video memory, RAMDAC (Random Access Memory Dogitsl – Analog Converter), Bus Interface, Display interface dan cooling system (heatsink dan fan).

Cara kerja VGA Card
      Dengan mengubah sinyal digital dari komputer menjadi sebuah tampilan visual di layar monitor. VGA card dapat menterjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor untuk keperluan menggambar, design graphic maupun untuk bermain game.
  • Sound Card
Sound card merupakan suatu perangkat keras pada komputer yang mempunyai dua fungsi yaitu mengolah suara dan bunyi. Selain itu sound card dapat menyimpan, merekam maupun memutar suara melalui speaker. Pada saat ini sound card menadi suatu perangkat keras yang wajid terpasang pada sebuah komputer.
Cara pemasangan sound card terbagi menjadi 3 :
1. Sound card offboard yaitu sound card yang pemasangannya pada slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata sekarang sudah menggunakan PCI.
2.   Sound card onboard yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard.
3.   Sound card eksternal yaitu sound card yang disambungkan ke computer melalui port eksternal seperti USB atau firewire.
Dalam sebuah perangkat computer soun card memiliki 4 fungsi utama yaitu :
1.  Interface untuk MIDI (Musical Instrument Digital Interface) merupakan spesifikasiyang menjadi standart format music dalam computer.
2.    Sound card sebagai synthesizer digunakan untuk mensitesismsuara utama dengan menghasilkan efek-efek suara tertentu.
3.    Digital to Analog (DAC) mengubaha sinyal digital menjadi sinyal analog serta digunakan pada saat playback.
4.    Analog to Digital (ADC) mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Proses ADC digunakan selama proses perekaman suara.

Cara kerja Sound Card
     Cara kerja sound card mengubah suara dalam bentuk sinyal digital ke bentuk sinyal analog yang dikeluarkan melalui speaker. Sinyal digital tersebut sebelumnya telah disimpan dalam memori komputer dalam bentuk format waveform wav atau mp3. Format data digital ini diproses oleh DSP (Digital Signal Processing) bekerja dengan DAC (Digital Analog Converter0 mengubah sinyal digital menadi sinyal analog kemudian sinyal analog diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.
  • ·CD ROM DRIVER
CD ROM driver adalah perangkat keras komputer yang dapat membaca data dalam CD (Compact Disk) saja. Driver CD ROM bekerja dengan memutar CD (Compact Disk) serta membaca data yang ada dalam CD tersebut. Pada CD ROM data yang tersimpan berupa 0 dan 1. Pada dasarnya prinsip kerja CD ROM menggunkan teknik penyinaran. CD akan disinari oleh laser dioda dan akan di pantulkan kembali. Agar dapat memantulkan cahaya yang diarahkan padanya, suatu CD memiliki lapisan layer yang dapat memantulkan cahaya.

Cara Kerja CD ROM DRIVER
Cara kerja CD ROM DRIVER terdapat dua tingkat ketinggian pada reflective layer. Hal ini bertujuan agar tidak semua posisi yang terkena sinar akan memantulkan sinar tersebut kea rah photo dioda yang terdapat pada CD ROM Drive. Ketinggian yang dimaksud disini adalah jarak terhadap bagian terluar dari CD ROM. Hanya satu saja dari tingkat ketinggian itu akan memantulkan cahaya yang diarahkan padanya kea rah photo dioda pada CD ROM Drive. Bila sinar diarahkan ke tingkat ketinggian satunya, sinar tidak akan dipantulkan kea rah photo dioda tersebut. Jika sinar dipantulkan kearah photo dioda maka kondisi yang terbaca adalah 1 sementara jika sinar tidak dipantulkan kearah photo diode maka kondisi 0.
  • Scanner
Scanner merupakan suatu perangkat keras yang berfungsi sebagai pemindai maupun mesin penyalin suatu gambar atau teks diatas kertas atau benda lain yang memiliki permukaan yang rata. Dalam ilmu computer scanner termasuk jenis perangkat masukan atau inputdevice. Scanner dapat memindai dan menyalin suatu bentuk objek dua dimensi seperti tulisan maupun gambar untuk diolah ke dalam computer.

Cara kerja scanner
1.   Sumber cahaya akan menerangi gambar atau objek yang akan dipindai, pada bagian wilayah yang kosong atau berwarna putih tentunya akan memantulkan lebih banyak cahaya bila dibanding dari pada daerah yang tampak gelap atau mempunyai warna.
2.    Motor yang tengah bergerak memindai dibawah objek, ketika scanhead sedang bergerak scan menangkap cahaya yang dicerminkan dari area yang dipindai dengan ketelitian sekitar 1/90,000 inci.
3.   Pantulan cahaya dari cermin pada mesin scaner secara berkelanjutan akan berputar untuk menyimpan  berkas cahaya melalui suatu sistem .
4.   Lensa pada mesin ini berfungsi memfokuskan cahaya ke dioda peka cahaya yang kemudian nantinya akan mentranslate keseluruhan cahaya pada suatu arus elektrik. Besarnya arus tersebut tergantung pada besarnya cahaya yang telah dicerminkan, jika semakin tinggi besarnya cahaya yang dicerminkan maka tentu saja akan semakin besar pula jumlah arus yang nantinya akan dihasilkannya.
5.    Konverter analog ke digital (A-D) akan mengubah proses pembacaan analog dari tegangan ke dalam data bit-bit digital yang mewakili salah satu dari wilayah yang berwarna hitam atau putih.
6.    Proses selanjutnya informasi digital akan diproses dan kemudian akan di kirim menuju komputer dan selanjutnya ditranslate pada suatu format file grafik.
Semakin luas bidang yang akan dipindai akan semakin besar pula resolusi yang diperlukan dan akan semakin besar pula ukuran penyimpanan file tersebut dalam komputer serta semakin banyak pula RAM yang dipakai yang akan mempengaruhi kecepatan scanning. 

Perangkat Lunak
  • Video Streaming
Video streaming suatu teknik memainkan/memutar file video maupun audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server). File video maupun audio yang  di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video maupun audio tersebut akan mulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file video maupun audio langsung dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke Komputer client.

Cara Kerja Video Streaming
Pada awalnya, data dari source (bisa berupa audio maupun video) akan di-capture dan disimpan pada sebuah buffer yang berada pada memori komputer (bukan media penyimpanan seperti harddisk) dan kemudian di-encode sesuai dengan format yang diinginkan. Dalam proses encode ini, user dapat mengkompresi data sehingga ukurannya tidak terlalu besar (bersifat optional). Namun pada aplikasi streaming menggunakan jaringan, biasanya data akan dikompresi terlebih dahulu sebelum dilakukan streaming, karena keterbatasan bandwitdh jaringan. Setelah di-encode, data akan di-stream ke user yang lain. User akan melakukan decode data dan menampilkan hasilnya ke layar user. Waktu yang dibutuhkan agar sebuah data sampai mulai dari pemancar sampai penerima disebut dengan latency.
  • VoIP
VoIP (Voice Internet Protokol) merupakan teknologi jaringan IP (Internet Protocol) yang mampu melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung dengan media internet. Sinyal suara yang awalnya berupa analog diubah menjadi data digital kemudian dikirimkan melalui jaringan berupa paket-paket data secara real time. Pada komunikasi VoIP pengguna melakukan komunikasi lewat telepon melalui terminal yang berupa PC atau telepon biasa.

Cara kerja VoIP
Cara kerja VoIP adalah mengubah suara berupa sinyal analog yang didapatkan dari speaker pada Komputer menjadi sinyal paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL dan Modem. Kemudian dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama. Pada media telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.
  • Video VoIP
Penggunaan IP (Internet Protocol) tidak hanya untuk informasi berbentuk audio atau voice (VoIP), namun juga dapat diaplikasikan pada pengiriman informasi berbentuk video. Salah satu pemanfaatan IP dalam bentuk pengiriman informasi video adalah kegiatan Video Conference. Video Conference merupakan teknologi telekomunikasi interaktif yang dapat menghubunngkan dua pihak atau lebih di tempat berbeda melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan.

Cara kerja Video VoIP
Pada dasarnya teknik kerja Video Conference awalnya dengan melakukan kompresi digital audio dan video stream. Teknik Kompresi ini membutuhkan perangkat kompresi yang disebut codec. Angka perbandingan kompresi dapat mencapai hingga 1:500. Data digital yang dihasilkan aliran 1s dan 0s dibagi menjadi paket label, yang kemudian dikirimkan melalui jaringan digital (biasanya ISDN atau IP). Penggunaan modem audio dalam saluran pengiriman memungkinkan penggunaan Plain Old Telephone System atau POTS, dalam beberapa aplikasi kecepatan rendah, seperti video telephony. Hal ini dikarenakan POTS dapat mengubah sinyal digital ke atau dari gelombang analog dalam rentang spektrum audio.
  • Encoder
Encoder merupakan suatu program yang digunakan untuk mengubah media source ke dalam format yang sesuai untuk kegiatan streaming. Proses perubahan media source tersebut disebut encoding. Fungsi dari proses encoding ini antara lain untuk standarisasi, efisiensi dalam pengiriman, kerahasiaan, keamanan serta penghematan ruang penyimpanan data (kompresi data). Pada intinya encoder ditujukan untuk melakukan sebuah kompresi data. Hal ini dilakukan untuk menekan ukuran data yang cukup besar agar bisa dikirim. Jika ukuran penyimpanan data terlalu besar maka akan sulit dikirim karena keterbatasan bandwidth jaringan. Secara khusus untuk menekan data (kompresi) dilakukan oleh program CODEC.

Cara kerja Encoder
         Mengubah sinyal seperti data atau bit stream ke dalam bentuk transmisi data atau penyimpanan data. Umumnya ini dilakukan melalui suatu algoritma tertentu, terutama pada bagian yang berbentuk digital.
  • MPEG-2 & MPEG-4
MPEG (Motion Picture Experts Group) merupakan bagian dari ISO (International Organization for Standardization) serta IEC (International Electrotechnical Commision) yang membuat serta mempublikasikan standar pada berbagai macam area teknologi. MPEG merupakan suatu standar yang digunakan untuk format video dan audio yang digunakan secara online, pada televise dan media DVD. Pada bulan mei 1998 terjadi pertemuan pertama MPEG di Ottawa, Kanada.

Pengertian MPEG-2 & MPEG-4
·          
     MPEG-2 adalah penentuan untuk sekelompok koding dan kompresi untuk audio dan video, yang disetujui oleh MPEG dan diterbitkan sebagai standar internasional ISO/IEC 13818. MPEG-2 biasanya digunakan untuk encode audio dan video untuk sinyal broadcast, termasuk satelit broadcast langsung dan televisi kabel. MPEG-2 dengan beberapa modifikasi juga format coding yang digunakan dalam film DVD komersial. Menggunakan MPEG2 perlu membayar biaya lisensi kepada pemegang paten melalui MPEG Licensing Association.
·       
         MPEG-4 diperkenalkan pada akhir 1998, adalah sebuah nama dari sebuah grup koding standar audio dan video dan teknologi yang berhubungan yang disetujui oleh Moving Picture Experts Group (MPEG) ISO/IEC. Kegunaan utama bagi standar MPEG-4 adalah internet (streaming media) dan CD, videophone, dan televisi broadcast.

Sejarah perkembangan VGA Card

http://multistudiitbatam.blogspot.com/2010/02/pengertian-dan-sejarah-processor_10.html

Artikel diatas menjelaskan tentang definisi card graphic, sejarah standar video beserta resolusi dan jumlah warna serta perkembangannya dari generasi pertama hingga saat ini.