Sabtu, 27 Juni 2015

Tugas 4 : Security Sistem Komputer

 Sistem keamanan komputer
Sistem keamanan komputer merupakan suatu komponen atau elemen yang digabungkan menjadi satu untuk mengamankan kinerja, fungsi atau proses komputer. sistem keamanan komputer juga berguna untuk menjaga komputer dari para hacker. Keamanan komputer atau dikenal juga dengan sebutan cybersecurity atau IT security adalah keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Manfaat sistem keamanan komputer yaitu menjaga suatu sistem komputer dari pengaksesan seseorang yang tidak memiliki hak untuk mengakses sistem komputer tersebut. Keamanan komputer menjadi penting karena ini terkait dengan Privacy, Integrity, Autentication, Confidentiality dan Availability. Beberapa ancaman keamanan komputer adalah virus, worm, trojan, spam dan lain-lain. Masing-masingnya memiliki cara untuk mencuri data bahkan merusak sistem komputer. Ancaman bagi keamanan sistem komputer ini tidak dapat dihilangkan begitu saja, namun kita dapat meminimalkan hal ini dengan menggunakan software keamanan sistem diantaranya antivirus, antispam dan sebagainya.

I.  Lingkup pengamanan dalam sistem komputer
1.  Pengamanan jaringan dengan memanfaatan jaringan "public", data yang di transmisikan dalam jaringan harus aman dari kemungkinan dapat diketahui isi informasinya, sehingga untuk informasi yang sensitif harus dibuatkan kode sandi tertentu untuk pengamanannya pada saat transmisi.
2.  Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Untuk data yang sifatnya sangat sensitif dapat menggunakan  password (kata sandi).
3.  Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Untuk data yang sifatnya sangat sensitif dapat menggunakan  password (kata sandi).
4.  Pengamanan fisik, yaitu fasilitas komputer harus diletakkan pada tempat yang dapat dikontrol, karena kemungkinan penyalahgunaan dapat terjadi (user yang tidak disiplin meninggalkan komputer dalam keadaan hidup, sehingga orang yang tidak berhak dapat menggunakan fasilitas komputer tersebut).

II.  Ancaman security komputer
1.    Interruption, merupakan ancaman terhadap availability, yaitu : data dan informasi yang berada dalam sistem komputer dirusak atau dibuang, sehingga menjadi tidak ada dan tidak berguna, contohnya : harddisk yang dirusak, memotong line komunikasi, dll.
2.    Modification, merupakan ancaman terhadap integrity, yaitu : orang yang tidak berhak tidak hanya berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, melainkan juga dapat melakukan perubahan terhadap informasi, contohnya : merubah program, dll.
3.      Fabrication, merupakan ancaman terhadap integrity, yaitu : prang yang tidak berhak menitu atau memalsukan suatu obyek ke dalam sistem, contohnya : menambahkan suatu record ke dalam file.
4.   Interception, merupakan ancaman terhadap secrecy, yaitu: orang yang tidak berhak berhasil mendapatkan akses informasi dari dalam sistem komputer, contohnya dengan menyadap data yang melalui jaringan publik (wiretapping) atau menyalin secara tidak sah file atau program.
  
III.  Enskripsi
3.1  Apa itu Enkripsi?
Enskripsi merupakan sebuah proses encoding (pengkodean/penyandian) sebuah pesan dan proses tersebut bisa mengambil berbagai macam bentuk. Microsoft memiliki definisi yang bagus mengenai enkripsi ini, yaitu: Enkripsi adalah nama yang diberikan untuk proses penerapan algoritma pada sebuah pesan yang mana proses tersebut akan mengacak data di dalamnya sehingga sangat sulit dan memakan waktu apabila data hasil enkripsi tersebut disimpulkan tanpa mengetahui kode/sandi khusus. Ditambah, algoritma tersebut biasanya melibatkan data rahasia tambahan yang disebut kunci, yang mencegah pesan untuk disimpulkan bahkan jika algoritma tersebut sudah umum dan dikenal oleh publik.

3.2  Bagaimana proses kerja Enskripsi?
          Enskripsi data berfungsi untuk melindungi file di PC Anda agar tidak bisa diakses oleh orang lain, cara enkripsi data ini bisa untuk melindungi flashdisk atau perangkat penyimpanan eksternal lainnya.  Tool untuk melakukan enkripsi data yang akan digunakan pada pembahasan ini adalah TrueCrypt, aplikasi open-source gratis yang berfungsi pada Windows dan Linux. Pada dasarnya cara kerja TrueCrypt adalah menciptakan virtual hard drive yang akan mengenkripsi file on-the-fly. Apa maksudnya? Semua akan masuk akal setelah semua cara dan setting telah selesai. Let's get started.
     Set up the encrypted volume location :
1.     Download, install dan jalankan TrueCrypt.
2.   Klik "Create Volume" untuk menjalankan “wizard” yang akan menyiapkan lokasi drive lalu pilih "Create a Standard TrueCrypt Volume" dan klik “Next” lalu klik "Select File" dan pilih lokasi dimana Anda akan menyimpan file terenkripsi Anda (perlu Anda ingat bahwa sebenarnya bukan file tersebut yang Anda enkripsi, tetapi Anda menciptakan sebuah kontainer berisi file yang ingin Anda enkripsi). lalu klik Next.
3.     Pilih algoritma enkripsi. Apabila Anda penasaran, Anda bisa melihat info setiap   pilihan algoritma yang tersedia disini. Tetapi apabila tidak ingin report pilihan default AES bisa berfungsi dengan baik lalu klik Next lalu pilih ukuran virtual drive sesuai keinginan Anda.
4.      Tentukan password. TrueCrypt memungkinkan Anda untuk membuat password yang sangat kuat, seperti 20 karakter perpaduan antara abjad dan angka, dan menjadikannya susah untuk di bobol.
5.      Format "volume." Bagian ini cukup menarik: TrueCrypt akan mengumpulkan informasi secara acak dari sistem Anda-bahkan termasuk lokasi dari mouse pointer Anda—kemudian format lokasi drive dengan data acak tersebut untuk membuatnya lebih susah, bahkan tidak mungkin terbaca. Kemudian klik “Format” untuk melanjutkan operasi ini. Proses ini akan memperlambat kinerja PC Anda. Dan yang perlu digaris bawahi adalah Anda tidak perlun khawatir dengan istilah “format” pada proses ini, karena “format” dalam TrueCrypt tidak berarti Anda menghapus semua data pada drive, Anda hanya memformat lokasi drive.
 
Enkripsi data Selesai! encrypted volume atau virtual drive container untuk file terenkripsi sudah siap. Sekarang Anda memiliki TruCrypt file yang bisa menyimpan semua data penting Anda dengan aman.

Sumber :
http://hidayatcahayailmu.blogspot.com/2013/07/keamanan-sistem-komputer.html
http://alvyandifadhilah17.blogspot.com/2015/06/sekuriti-sistem-komputer.html
http://apriwibowosas.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar